Kamis, 22 Maret 2012

New Stranger (Part 1)


“Ola !! “ Teriak seseorang yang ditujukan kepada gadis kelas 2 SMP yang berambut panjang dan tinggi semampai itu .  Gadis yang dipanggil Ola itu menoleh . Ternyata , temannya yang memanggilnya .
“Apaan sih , Na ?? Bikin gue kaget aja” Seru Ola . Temannya , Nana , segera menghampirinya dengan wajah-tak-berdosa alias nyengir-gak-jelas . “Gak , gak papa kok . Gue cuman mau nanya , lo masuk kelas 8 apa ??” Tanya Nana . “Gue ?? Mmmm ,, bentar , gue liat dulu .” Teliti Ola . Beberapa menit kemudian , “Na , gue masuk kelas 8D . Kalo lo masuk kelas 8 apa ??” Tanya Ola yang langsung nyerocos aja .
“Gue juga masuk 8D . “ Ucap Nana . “Yey !! Kita sekelas !! Thank’s god !! “ Teriak Ola yang kayak menang-undian aja . Nana hanya bisa mendecak dan menggelengkan kepala melihat tingkah sahabatnya itu . Tiba-tiba . bel berdering . Nana dan Ola segera baris karna mereka akan melaksanakan upacara bendera seperti biasa . 
Setelah mendengar ceramah-yang-selalu-sama-topiknya , Ola dan Nana segera masuk ke ruangan yang bertuliskan 8D . Kedatangan mereka disambut oleh keramaian 8D yang WOW !! Ola melihat ke sekeliling , okay , yang di kelas 8D itu yang dulunya juga sekelas sama Ola itu ada : Putra , Firman , Ira , Fernan , Ella sama Salsa .Hmmm , kayaknya kehidupan gue setahun mendatang asyik nih batin Ola sambil tersenyum . “Woyy !! Lo kenapa senyum-senyum sendiri , kesambet ya ??” Seru Nana ngawur . Belum sempat Ola membalas ucapan Nana , Pak Adam masuk dengan gayanya seperti biasa , memilin-milin kumisnya . Tapi , kali ini , Pak Adam tidak sendirian . Beliau bersama seorang siswa cowok yang keliatannya anak baru . Murid-murid kelas 8D penasaran dibuatnya . Lain lagi dengan Ola , dia tidak peduli dan tidak mau tau .

“Selamat pagi , anak-anak ..” Ucap Pak Adam tegas .
“Selamat pagi , Pak .” Jawab murid 8D serempak .
“Sebelum memulai pelajaran , saya ingin memberitahu bahwa kelas ini kedatangan seorang murid baru . Lebih jelasnya , saya persilahkan , nak . “ Suruh Pak Adam
“Selamat pagi , teman-teman . Perkenalkan , nama saya  Adjie Pratama Wijaya . Kalian boleh memanggil saya Adjie atau Tama . Semoga saya bisa diterima disini dengan baik . Mohon bantuannya ya . “ Ucap Tama singkat namun sudah bisa meredakan rasa penasaran 8D .
“Baiklah , Tama . Silahkan duduk di bangku itu . “ Ucap Pak Adam seraya menunjuk bangku didepan Ola .

“Hai , kenalin nama gue Tama.”
“Oh , gue udah tau . By the way , nama gue Ola .”
“Mohon bantuannya ya .”
“Kalo gue gak mau , gimana ?”
Tama terperanjat mendengar ucapan Ola . “Gak..gak papa …kok” Sahut Tama gugup .
Anak ini kenapa sih ?? Kok kesannya gitu ?? Batin Tama . Ola pikir , itu bisa bikin Tama takut dan gak ngedeketi dia , tapi , harapannya gak berjalan mulus . Tama malah semakin penasaran dengan sosok Ola yang menurutnya misterius itu . Dia malah semakin berusaha buat dapet perhatian Ola dengan cara apapun .

Sampai hari itu , ya , hari itu , hari ketika ada pelajaran Olahraga . Ola hendak memukul bola kasti . Tapi , tanpa sengaja , Tama mendorong Ola sampe jatuh .
"Heh , ! Anak Baru ! Lo cari masalah ya ??" Bentak Ola
"Sorry ."
"Sora , Sorry aja lo bisanya . Makanya , punya mata itu dipake dong ! "
Emosi Tama mulai naik .
"Heh , salah gue apa sih ke lo ?" Bentak tama
"Salah lo ?? Salah lo itu , udah ngeganggu hidup gue !!"
"Sejak kapan gue ganggu hidup lo ??"
"Sejak lo pindah ke sini !!"
"Apa hubungannya cobak??"
Andai aja , Pak Fariq tidak menengahi , mungkin , mereka akan bertarung .

Sejak itu , Tama gak pernah deket-deket Ola lagi . Dia benci banget sekarang sama Ola . Cewek apa siluman nih anak?? ejek Tama .

Sementara Ola , dia gak pernah ngurus sama yang namanya Tama . Gak Pernah dan Gak AKAN pernah , katanya . Entah kenapa, dari awal ngeliat muka tuh anak , dia langsung gerah dan ilfil pada saat itu juga . Gak tau kenapa . Temen-temen sekelasnya aja heran liat tingkah Ola yang gak kaya biasanya .

Malem itu , seluruh siswa kelas 8D melakukan camping . Semua murid mempunyai tugas masing-masing . Dan , tibalah saatnya api unggun ..
-tobecontinued-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar